Halo pembaca setia blog Badia dipostingan kali ini aku mau review sebuah film yang berjudul Pengabdi Setan karya Joko Anwar yang merupakan remake dari judul yang sama di tahun 1980.
Berkisah tentang seorang keluarga dimana sosok Ibu telah jatuh sakit selama 3 tahun lebih dan kemudian meninggal dunia, setelah kepergian Ibu sosok Bapak memutuskan untuk pergi ke luar kota untuk mencari pekerjaan dan meninggalkan anak-anaknya dan menitipkan anak-akan bersama neneknya, Tak lama kemudian anak-anak yang tinggal dirumah merasa sosok ibu kembali kedalam rumah mereka.
Rini (Tara Basro) anak yang paling tua dikeluarga itu tidak percaya pada hal-hal tersebut, hingga akhirnya Rini bertemu dengan Hendra (Dimas Aditya) seorang anak pak Ustad yang mulai mengatakan bahwa sewaktu ia menguburkan ibunya Hendra melihat sosok wanita yang menyeramkan.
Setelah mendengarkan percakapan Hendra, Rini semakin menemukan keanehan yang terjadi dirumahnya hingga akhirnya ia menemukan sebuah petunjuk kecil dari sang Nenek yang meninggalkan sedikit pesan untuk teman dekatnya.
Dari petunjuk yang ditinggalkan nenek akhirnya Rini, beserta adik-adiknya tahu bahwa sosok Ibu mereka punya masa lalu yang kelam dan datang menghantui mereka bukan hanya untuk menjenguk dan melihat mereka saja, tapi untuk menjemput mereka.
Film Horor Pengabdi Setan ini bisa saya simpulkan jauh dari film horor sejenisnya, Pengabdi Setan menawarkan alur cerita horor yang berbeda yang akan membuat penontonnya berpikir, kok bisa gini ya ?, oohh ternyata begini, penonton dibuat seolah-olah naik Roller Coster kadang dibawa kedalam adegan yang menyeramkan dan kadang dibawa kedalam sebuah adegan yang penuh dengan tanya.
Dari sisi Sinematografi film ini menawarkan experience yang sangat bagus, jarang sekali ada film horor yang memberikan sisi Sinematografi sebagus Pengabdi Setan.
Dari sisi Sinematografi film ini menawarkan experience yang sangat bagus, jarang sekali ada film horor yang memberikan sisi Sinematografi sebagus Pengabdi Setan.
Dari sisi alur cerita, Joko Anwar memberikan alur cerita yang berbeda dengan alur cerita Pengabdi Setan tahun 1980, dan Joko Anwar lebih mengaplikasikan teknik cerita seperti yang sering ditemukan dalam film karya James Wan, dan tidak bisa dipungkiri Joko Anwar sukses memberikan nuansa horor pada film Pengabdi Setan.
Dari sisi pemain Tara Basro terlihat sangat meyakinkan, selain itu Adhiyat sangat mencuri perhatian dalam film ini, ditambah lagi ada bocah yang sangat lucu Arfian yang akan membuat kalian kaget dengan peran yang dimainkannya.
Oleh karena itu Badia memberikan nilai (B+) untuk film Pengabdi Setan karya Joko Anwar, bagi teman-teman yang belum menonton film ini silahkan lihat dulu trailernya dibawah ini.
Sampai disini dulu ya postingan Badia kali ini, sampai ketemu dipostingan selanjutnya.
No comments:
Post a Comment