a Digital Strategist Love Traveling & Lifestyle Blogger in Medan

Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

Halo pembaca setia blog Badia, akhirnya aku menginjakan kaki juga di kota Jerman, dan tidak kusangka penerbangan ke Jerman itu cukup lama sehingga aku cukup bosan diatas pesawat, anyway kali ini aku mau menceritakan sedikit perjalananku dari Lubuk Pakam hingga menuju Jerman.

Penerbanganku ke Jerman ternyata cukup melelahkan dan panjang, dilain sisi maskapai penerbangan yang diberikan panitia untukku membuat penerbanganku menyenangkan. Rute penerbanganku menuju Jerman adalah sebagai berikut, dari Medan → Jakarta → Abu Dhabi → Berlin. hmm cukup panjang ya, belum lagi dari Berlin aku harus naik bus lagi selama kurang lebih 2 jam untuk tiba di kota Leipzig.
Dari Kualanamu aku naik maskapai Garuda Indonesia hmm akhirnya setelah sekian lama aku bisa juga naik maskapai yang satu ini 😂, maklumlah harga tiket maskapai yang satu ini tergolong cukup mahal jadinya kalau mau melakukan penerbangan domestik aku selalu pilih maskapai yang selalu delay itu lho hahahaha.
Penerbangan dengan Garuda Indonesia ku lalui dengan begitu menyenangkan karena ada makanannya selain itu juga ada hiburan entertaiment di dalam kabin nya, sehingga waktu 2 jam dari Medan menuju Jakarta terasa begitu singkat. Sesampainya di Jakarta aku sudah membuat janji untuk bertemu dengan mantan rekan kerjaku sewaktu di Medan, setelah berbincang + ngopi sebentar akhirnya dengan bergegas aku langsung menuju Terminal 2 Soekarno Hatta.
Dari sini aku terbang menggunakan maskapai Etihad Airways, ketika memasuki kabin pesawatnya aku melihat susunan kursi 2 4 2, baru kali ini aku menaiki pesawat yang ada kursi penumpang dibagian tengahnya, selain itu hal yang paling keren dari pesawat ini adalah ada kamera dibagian depan dan bagian sayap belakang pesawat, jadinya penumpang bisa melihat pemandangan dari luar pesawat melalui layar yang ada di kursi penumpang. sayangnya aku berangkat malam hari jadinya aku tidak bisa melihat apa-apa.
Penerbangan dari Jakarta menuju Abu Dhabi ini memakan waktu 8 jam lebih, wah cukup bosan juga aku selama dipesawat, bosan juga melihat suguhan entertaiment yang telah disediakan dihadapanku, akhirnya tak terasa aku tiba juga dibandara Abu Dhabi.
Setelah dilihat dari luar bandara Abu Dhabi ini terlihat begitu sunyi dan sepi, namun setelah aku melangkahkan kakiku kedalam bandara, wah ternyata ramai sekali penumpang yang melakukan transit disini, udah gitu banyak banget yang menjual berbagai macam kuliner dan segala jenis kosmetik beserta parfum. mengunjungi bandara Abu Dhabi sudah pasti kalian juga akan melihat betapa indahnya desain interior yang sangat ikonik ini di Bandara Abu Dhabi, ketika aku melihat desain yang ikonik tersebut aku langsung terhenti dari langkahku dan mengabadikan desain ikonik dari bandara tersebut.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Badia Tarigan 🌐 (@badiacoolonline) pada
Setelah duduk selama kurang lebih 2 jam di ruang tunggu, akhirnya aku naik ke pesawat, dari Abu Dhabi aku menaiki maskapai penerbangan Air Berlin, perjalanan dari Abu Dhabi menuju Berlin memakan waktu sekitar 6 Jam 30 Menit, dan kali ini aku benar-benar bosan sekali selama di pesawat, rasanya aku benar-benar ingin merebahkan badan ini di tempat tidur aja, tapi untungnya kali ini yang duduk disamping aku itu ada adik-adik kecil yang imut dan lucu, jadi cukup terhibur dengan aksinya yang kadang tertawa dan kadang menangis.
Sesampainya di Berlin aku harus mengejar bus yang akan mengantarkan ku ke kota Leipzig, namun sayang ternyata jadwal keberangkatan bus ku adalah jam 18.30, sedangkan aku tiba pukul 14.30, aku sudah menuju tempat bus tersebut dan sudah berbicara kepada supirnya agar keberangkatanku ke kota Leipzig dipercepat saja, namun beliau tidak memperbolehkan, alhasil aku kecewa, disisi lain aku bertemu dengan seorang teman yang juga ingin medatangi kegiatan sidang raya WCRC, namanya Lisbel dan dia berasal dari Cuba, aku mengenalinya dari tiket yang ditunjukannya kepada supir, disitu tertera juga namaku, langsung saja aku berkenalan dengan dia dan kami akhirnya bersama dan menunggu waktu pukul 18.30 untuk berangkat ke kota Leipzig.
Setelah tiba di kota Leipzig kami dijemput oleh beberapa pemuda yang telah menyambut kami dengan tulisan Welcome to WCRC, kami langsung diajak untuk pergi ke Zwochau, sebuah desa kecil di Jerman, disana kami akan melakukan kegiatan Youth Gathering, selama beberapa hari.
Semua cerita tersebut sudah aku masukan kedalam video di YouTube, kalian bisa menyaksikan keseruanku menuju Jerman melalui video tersebut, tonton videonya dibawah ini.
Sampai disini ya postingan badia kali ini, sampai ketemu dipostingan berikutnya.

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib